Cari

sangpotrekoneng

Somewhere between right and wrong there is a garden. I will meet you there -Rumi-

Kategori

Tak Berkategori

Hi, Namaku Iles

Halo hooman, perkenalkan nama aku “iles” , nama panjangku Versailes, kata Si Kakak nama itu untuk mengenang mendiang sahabatnya. Sudah satu bulan aku menemani si Kakak, iya…gak mau tuh dia dipanggil Ibun atau Bunda, katanya sih karena masih belum ibu-ibu, padahal teman kuliah seangkatannya aja udah ada yang punya anak 3, dasar sok muda.

Dulu sebenarnya aku tinggal beberapa rumah disamping kakak, tapi karena majikanku pindah lalu aku ditinggal sendiri. Awalnya aku sering datang ke rumah kakak diajak si “Me_o”. Bersama 3 kucing oren lain, kami setiap pagi ngebangunin kakak yang sering kesiangan dan setiap malam nongkrong nunggu kakak pulang. Sebulan yang lalu ketika kakak sibuk jadi sering pulang tengah malam, si Me-o tiba-tiba menghilang, kakak bingung karena teman curhatnya menghilang tapi aku pun juga tidak tahu kemana Me-o pergi.

Me-o yang hingga kini belum kembali

Setelah pencarian beberapa hari keliling komplek perumahan, akhirnya kakak menyerah dan mulai memperhatikan aku. Aku yang datang dengan beberapa kertas dan semen padat yang menempel akhirnya dibawa ke klinik hewan untuk diperiksa.

3 sahabatku Kucing oren yang gak mau makan dari wadah yang disediakan

Ketika diperiksa, Alhamdulillah ternyata aku sehat walau akhirnya rambut buntutku harus digundul karena terlalu gimbal. Sekarang aku menemani kakak, setiap malam dengerin dia curhat, nonton drakor bareng atau dengerin dia main ukulele sambil nyanyi dengan nada yang gak bisa singkron, walau kadang kena omel juga karena kadang aku gak tahan kebelet kencing akhirnya kencing sembarangan. Tapi, sekarang aku mulai tertib kok, mulai kencing dan buang air besar di kotak yang disediakan.

Aku, Versailes yang punya passion rebahan

Doakan semoga aku dan kakak selalu sehat ya, aku akan jadi sahabat terbaik kakak, yang akan ngebangunin, minta dielusin, jadi teman mainnya, pokoknya bersama dalam suka dan duka karena kami senasib seperti lagu SO7 “jauh dari rumah dan ditinggalkan cinta”. Udah kak, jangan sedih lagi ya, aku mau rebahan dulu.

Dulu Kita Pernah..

Dahulu kita pernah menikmati angin tanah surga ini bersama
Menyanyikan kidung kidung jenaka sampai pada lirik lirik yang membakar jiwa
Ku rasa baru kemarin kita berlarian mengejar kereta
Menyusuri tempat dimana debu menjadi sahabat dan hujan menjelma sebagai puisi
Di langit biru itu kita pahatkan mimpi yang penuh ornamen kasih sayang dan canda
Tak kuat tapi berada dalam satu ikatan yang saling menguatkan

Kini kita laksana paku baja,kuat tapi sendiri
Kau berjalan ke barat dan dia ke arah timur
Ku kira dengan bulatnya bumi akan tiba saatnya semua bertemu lagi
Memandang pada arah yang sama,berjuang untuk mimpi yang kita ikrarkan dengan lantang
Namun nyatanya saat kalian bertemu tak lagi kudengar teriakan sapa
Masih ku dengar kau agungkan matahari yang sedang terbit dan dia puja matahari ketika menuju peraduan
Sementara aku kalian anggap patung yang hanya berhak untuk melihat tanpa berbicara
Padahal aku hanya ingin berkata “hey bukankah yang kalian lihat adalah matahari yang sama? ”

Dulu kita pernah bersahabat,entah kapan lagi…

Boleh Salah,Tidak Boleh Bohong

Boleh salah tetapi tidak boleh bohong

adalah salah satu sikap yang harus dimiliki seorang peneliti. Kesalahan dalam proses penelitian adalah sesuatu yang wajar karena merupakan proses pembelajaran. Dari segi waktu dan materi mungkin tidak akan efisien karena kesalahan akan membuat kita harus mengulang kembali sampai akhirnya dihasilkan data yang valid. Akan tetapi dampaknya bisa dipertanggungjawabkan kelak.
Mungkin karena terdidik dalam beberapa kali penelitian,sehingga sikap ini terbawa dalam prinsip hidup sehari-hari. Walau ada kalanya sedih juga ketika kita berhadapan dengan orang yang takut salah sehingga harus berbohong. Berulangkali menghadapi situasi tersebut bahkan dengan orang tercinta,membuat saya semakin memegang erat sikap tersebut. Biarlah biar sakit kita tahu kebenerannya dari pada bersenang kini tapi ujungnya juga sakit,bukankah sepandainya kita menyimpan bangkai aroma busuknya nanti akan tercium juga 🙂

Satu kesalahan akan membuatmu belajar, satu kebohongan akan memaksamu membuat kebohongan berikutnya

Blok Rumpi Virtual GSMers Kece

September lalu tepat satu tahun sudah menempati rumah sendiri. Rasanya????nyamaaaaan!!!! walaupun dengan alasan keamanan jalanan menuju rumah yang sepi harus mengabaikan godaan kuliner malam surabaya yang sangat menggoda serta tahan ledekan orang tentang Surabaya coret atau Surabaya bagian Mars karena berada di bagian ujung timur Surabaya. Tapi menempati rumah sendiri walau masih harus dicicil benar-benar nyaman, membuat ada alasan untuk mengurangi kelayapan untuk bersih bersih rumah, mengalihkan kebiasaan belanja baju untuk kepentingan cicilan dan mengisi beberapa bagiannya.

Entah apa yang mendasari Almarhumah Ibu memilih lokasi ini dari sekian banyak lokasi yang kami kunjungi. Dulu yang paling ditakutkan saat tinggal di kota bagi gadis kampung adalah bayangan karakteristik orang perkotaan yang masa bodo didukung tingginya keangkuhan tembok-tembok pemisah yang membuat antara satu orang dan lainnya tak saling kenal walau bersebelahan. 

Tapi kemajuan teknologi membuatnya berbeda, setelah beberapa bulan pindah terbentuklah satu grup whatsapp yang isinya perempuan-perempuan di kompleks. Setiap hari grup tersebut gak ada matinya, mulai dari bertukar kabar, jadwal senam, rumpian khas ibu-ibu dan yang paling top adalah iklan hahahah. Grup GSMers Kece menjadi sebuah one stop services, semuanya ada didalam. Mulai dari promosi berbagai jenis makanan sampai produk kewanitaan. Seperti hari ini saat malas gerak dari rumah cukup pesan nasi bakar dan grup dan langsung LEPPP!!! Hahahaha

nasi bakar nyummy!!

Silaturahmi kini bergantung pada niat, sejauh dan sesibuk apapun bisa didekatkan dengan teknologi asal ADA NIAT untuk menyapa, untuk bercerita, untuk membaca sebagai ganti mendengarkan.Featured image

Hai Halo Hai

Akhirnya bikin blog baru (lagi) setelah 2 yang lalu terpaksa hilang tak berbekas karena jarang di sentuh. Mungkin seperti cinta yang perlahan memudar karena lamanya terabaikan *hiyak*

Terima kasih sudah mampir di blog gadis pe en es gamang ini

Blog di WordPress.com.

Atas ↑